Ubah Dalam, Ubah Luar, Ubah Dalam

Oke oke, ini mungkin judul artikel paling absurd yang pernah Anda baca. Tapi setelah Anda membaca apa yang saya tulis di artikel ini, saya jamin judul artikel ini bakal … tetap absurd sih…

Tapi paling nggak, ‘maksud’ dari judul ini bakal bisa Anda pahami lebih baik.

Satu hal yang saya sadari, adalah bahwa segala yang kita alami, emosi yang kita rasakan, bahkan sampai proses pengembangan diri kita, lebih banyak dipengaruhi oleh sumber yang BUKAN dari luar (orang lain, kejadian, ataupun kebetulan), tapi justru dari dalam (pikiran, pemikiran Anda).

Ada istilah lama yang pernah saya dengar, “Bukan sakit dari jatuhnya yang bikin seorang anak kecil menangis, tapi rasa kaget, rasa malu, dan emosi tidak nyamannya lah yang membuatnya merengek”.

Dan seringkali bukan kejadian tertentu yang menciptakan krisis dalam hidup kita, tapi emosi dan pemikiran kitalah yang menciptakan krisis itu.

Kejadian dari luar diri kita, seperti pertikaian dengan orang lain, kecelakaan yang tidak diharapkan, karir yang sepertinya nyangkut, dan sejenisnya, adalah kejadian yang mungkin sulit untuk bisa kita kendalikan secara penuh. Tapi apa yang berasal dari dalam, dari diri kita, bisa kita kendalikan sepenuhnya. Dan kita harus bersyukur karena itu, karena sebenarnya INILAH aspek yang PALING penting.

Reaksi dari dalam diri kita inilah yang membuat suatu kejadian terasa lebih berat, atau justru lebih ringan. Reaksi di dalam diri kita menentukan PANDANGAN kita pada apa yang akan terjadi di luar diri kita, dan pada akhirnya, menentukan AKIBAT dari kejadian luar itu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest

Mau Tips Jitu untuk Karir dan Bisnis?

Dapatkan ebook gratis, artikel, tips, dan cara- cara membangun karir sukses sesuai Passion Anda, langsung ke email Anda!

Informasi ini tidak akan diberikan untuk pihak lain manapun