Tips Sukses Jadi Entrepreneur Introvert

Sering nggak sih mendengar keluhan dari orang tipe kepribadian introvert yang curhat tentang kelemahan diri mereka? Hal klise dan bahkan sudah jadi stereotype orang dengan tipe kepribadian introvert.

Seringkali seorang yang memiliki tipe kepribadian introvert pesimis bisa membangun karir impiannya untuk punya usaha sendiri, untuk kemudian jadi seorang pengusaha sukses. Saat teman-temannya saling berlomba punya impian punya brand sendiri, si introvert cuma bisa melamun sambil mupeng, karena dia punya impian yang sama untuk jadi entrepreneur sukses tapi ngerasa nggak bisa.

Pas lagi ngelamun malaikat di sebelah kiri ngebisikin sambil cekikikan genit:

Boro-boro jadi entrepreneur sukses, ketemu banyak orang aja malu. Jangankan untuk jadi seorang pemimpin untuk mulai membangun perusahaan sukses, ngomong di depan banyak orang aja dag dig dug duer!

Benarkah demikian?

Padahal, siapa sangka bahwa hal yang dianggap kelemahan diri bagi orang dengan tipe kepribadian introvert, ternyata jadi kelebihan yang justru tidak dimiliki orang tipe kepribadian ekstrovert untuk jadi entrepreneur sukses. Punya tipe kepribadian introvert bukan berarti Anda tidak berbakat untuk jadi seorang entrepreneur sukses atau sulit untuk menjadi seorang entrepreneur introvert.

Kelebihan bagi Anda si tipe kepribadian introvert dalam menjalankan bisnis dan jadi seorang leader adalah dengan menyadari 5 hal ini.

 

Kepribadian Introvert Tidak Harus Mengatur Perilaku Anda

Hanya karena Anda introvert, bukan berarti Anda tidak bisa bersosialiasi. Lihat tokoh dunia inspiratif Ellon Musk dan Warren Buffet, dan lupakan sifat introvert Anda dengan mengembangkan komunikasi yang lebih efektif untuk menjadi sosok yang kharismatik.

Entrepreneur introvert punya kelebihan bisa jadi sosok kharismatik.

Butuh perjuangan.

Memang.

Mengapa entrepreneur introvert harus berjuang lebih untuk jadi seorang entrepreneur sukses? Seorang pengusaha cenderung akan lebih baik ketika mereka berkharisma, sifat ini yang biasanya dikaitkan dengan tipe kepribadian ekstrovert.

Tipe Kepribadian Introvert Perlu Menyadari Kelebihan dan Kekurangan Dirinya untuk Jadi Entrepreneur Introvert Sukses

 

Kharisma membantu membuat lebih banyak koneksi, menginspirasi karyawan Anda, mendapatkan kepercayaan dan menumbuhkan target pasar Anda lebih cepat. Mudah bergaul juga membantu Anda bertemu orang baru di berbagai acara untuk membangun networking.  Gaya hidup pengusaha yang fleksible dan ‘berisik’ jadi salah satu hal yang perlu diperjuangkan bagi entrepreneur introvert atau pengusaha dengan tipe kepribadian introvert untuk jadi entrepreneur introvert sukses.

Tipe kepribadian introvert tidak hanya bisa bertahan tapi juga berkembang jadi pengusaha sukses atau entrepreneur introvert, salah satunya dapat kita lihat dari Mark Zuckerberg. Pendiri Facebook dan miliarder Mark Zuckerberg digambarkan oleh COO Sheryl Sandberg sebagai seorang yang pemalu dan tertutup. Mark sering dianggap oleh orang yang tidak terlalu kenal dengannya seperti tidak bersahabat, tetapi sebenarnya  dia memiliki sisi yang hangat.

Sifat dari tipe kepribadian introvert inilah yang justru membuat Zuckerberg mampu membangun kharisma melalui kelebihan sifat introvertnya.

Dia menyadari kelemahan tipe kepribadian introvertnya dengan bersosialisasi dan bekerja sama dengan rekan dan tim yang bisa melengkapi kekuatan introversion-nya. Hal ini memungkinkannya membangun Facebook jadi perusahaan seperti sekarang ini.

 

Sadari Kelebihan dan Kekurangan Diri untuk Jadi Entrepreneur Introvert Sukses

Entrepreneur introvert mampu melihat kelebihan dan kekurangan dalam dirinya dan bisnisnya.

Introvert memiliki beberapa sifat  yang justru jadi kelebihan entrepreneur introvert sukses berbisnis. Dan berbanggalah untuk hal itu. Tipe kepribadian introvert punya kecenderungan kontemplatif dan lebih berpikir mendalam, jadi gunakanlah kemampuan tersebut untuk mencari solusi terbaik untuk bisnis Anda.

Mari kita lihat tokoh dunia inspiratif yang sukses jadi entrepreneur introvert.

Elon Musk yang sering disebut sebagai “Steve Jobs berikutnya” pernah jadi insinyur yang tertutup dan sangat pendiam di masa lalu. Namun, Elon Musk sadar tentang kelemahan dari kepribadian introvertnya ini ketika lingkungannya lebih menyukai tipe kepribadian ekstrovert. Kemudian ia berusaha untuk mengembangkan kelemahannya sebagai seorang introvert jadi kelebihan dengan mengubah komunikasi dan sosialisasinya menjadi lebih terbuka mengemukakan ide dan gagasan.

Begitu pun dengan Larry Page, salah satu pendiri Google, dikenal sebagai sosok yang misterius, karena tipe kepribadian introvertnya yang sangat pendiam dan “culun.” Namun, kelebihan dari tipe kepribadian introvert yang selalu terlihat tenang dan stabil secara emosi membuatnya dapat menciptakan produk baru yang inovatif dan menciptakan brand unik yang masih bertahan hingga kini.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest

Mau Tips Jitu untuk Karir dan Bisnis?

Dapatkan ebook gratis, artikel, tips, dan cara- cara membangun karir sukses sesuai Passion Anda, langsung ke email Anda!

Informasi ini tidak akan diberikan untuk pihak lain manapun