Saatnya Berhenti Mencari Lowongan Kerja!

Saatnya Berhenti Mencari Lowongan Kerja

Tapi serius. Anda perlu bikin career plan, walaupun saat ini Anda masih mencari kerjaan buat diri Anda. Kenapa? Career plan bikin diri Anda menyadari bahwa Anda bisa mengatur sendiri rencana karir Anda, dan menguasai sumber- sumber income Anda secara aktif, dan bukan cuma pasif dengan menunggu atau mencari lowongan ‘random’.

Isi sebuah career plan sederhana Anda adalah pembagian waktu, pembagian pekerjaan- pekerjaan yang ingin Anda lakukan setiap waktu itu, dan jumlah income yang Anda harapkan Anda dapat dari setiap pekerjaan itu.

Misal, jam 09.00- 12.00 narik Gojek. Jam 13.00- 18.00 kerja sampingan sebagai asisten online. Jam 19.00- 21.00 bikin desain untuk online job market seperti Freelancer.com.

Ada yang nggak suka dan nggak cocok? Tuker- tuker aja sendiri.

LANGKAH EMPAT – Tawarkan Spesialisasi Anda ke Perusahaan yang Anda Mau

“Cari lowongan kerja” adalah kalimat pasrah yang sangat umum, dan bisa membawa Anda ke profesi yang salah, dan malah menghambat jalan Anda menuju kesuksesan. Untuk menghindari ini, Anda bisa:

  1. Jangan cari, tapi TAWARKAN.
  2. Jangan cari posisi asal, tapi MINTA POSISI yang Anda mau.
  3. Jangan cari perusahaan asal, tapi PILIH perusahaan yang Anda mau.

Untuk menciptakan lowongan sendiri dan meningkatkan kemungkinan berhasil Anda bukan perlu mencari lowongan kerja terus menerus, tapi hubungi perusahaan yang Anda mau, dan tawarkan diri Anda untuk posisi yang Anda mau pula.

Tentu yang realistis ya, jangan langsung ngelamar jadi Presdir.

LANGKAH LIMA – Jangan Cuma Menunggu

Orang- orang yang punya kebiasaan mencari lowongan kerja, biasanya punya kebiasaan menunggu. Jangan!

Untuk menciptakan lowongan kerja untuk diri sendiri, Anda harus bisa membuang konsep menunggu jauh- jauh dari kepala Anda.

Cari lowongan belum ketemu? Cari peluang lain!
Email lamaran belum dijawab? Buka peluang baru!
Perusahaan belum memanggil? Jualan dulu apa yang ada!

Menunggu dan cuma menunggu adalah ibu dari kegagalan, dan bertolak belakang dengan konsep menciptakan lowongan pekerjaan sendiri.

Jadi inti dari menciptakan lowongan kerja untuk diri sendiri, adalah PRO AKTIF. Bahkan mungkin lebih dari pro aktif, tapi pro aktifnya pro aktif!

Bukan cuma tergantung ke MENCARI saja, tapi mencari yang CERDAS!

Jangan serahkan karir Anda di tangan orang, percayakan hanya pada diri Anda sendiri!

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest

Mau Tips Jitu untuk Karir dan Bisnis?

Dapatkan ebook gratis, artikel, tips, dan cara- cara membangun karir sukses sesuai Passion Anda, langsung ke email Anda!

Informasi ini tidak akan diberikan untuk pihak lain manapun