Resign Dini, Pensiun Dini, dan Menikah Dini

Resign, resign dini, pensiun dini, dan menikah dini adalah beberapa target banyak orang dalam beberapa jenjang hidupnya. Tapi kenapa harus resign dan resign dini? Apa yang harus dipersiapkan untuk resign dan pensiun dini? Siapa sih Dini?

Persiapan untuk memastikan pertumbuhan agar tidak gegabah melakukan resign dini:

  • Pastikan Anda TAHU persis apa yang tidak Anda sukai dalam pekerjaan lama Anda, agar tidak mengulangi hal yang sama.
  • Pastikan Anda TAHU persis apa yang ANDA SUKAI dan Anda inginkan dalam pekerjaan baru Anda.
  • Pastikan Anda sudah tahu mau kemana Anda, dan rencana Anda, sebelum surat resign Anda tempelkan pakai selotip di jidat bos Anda.
  • Pastikan Anda sudah memiliki jalur jelas dan rencana cadangan yang memang Anda SUKA agar tidak jadi kutu loncat tukang mengeluhkan pekerjaan.

Dalam Pensiun Dini

Yang satu ini menurut saya adalah jebakan betmen.

Sejak keluarnya buku “Rich Dad, Poor Dad” belasan tahun lalu, konsep pensiun dini jadi sangat populer. Dan mungkin lebih populer dari resign dini tadi. Kalau resign dini tadi ibarat Dini Sastro kembarannya Dian Sastro, pensiun dini ini mungkin selevel dengan Angelina Jolie, jadi Angelina Dini lah.

Konsepnya simple.

Ingin cepet- cepet kaya raya dunia, supaya bisa berhenti kerja se- dini mungkin. Pensiun dini, artinya bisa berhenti kerja di usia 30, 35, atau malah 40 tahun. 40 tahun malah udah agak ketuaan, katanya.

Tapi disinilah jebakan betmennya.

“Setelah pensiun, terus ente mau ngapain? Duduk duduk jalan- jalan nonton TV doang? Saya jamin bakal mati muda juga karena bosan dan kurang tantangan!”

Pensiun dini, menurut saya adalah konsep untuk mereka yang NGGAK SUKA SAMA PEKERJAANNYA.

Saya ulangi.

Kenapa? Karena orang yang suka sama pekerjaannya, sesungguhnya nggak akan pernah mau berhenti bekerja begitu saja. Apalagi ‘dini’- ‘dini’ segala!

Buat mereka yang bekerja dalam Passionnya, dan menikmati rutinitas kerjanya, bekerja itu menyenangkan, sumber motivasi, dan sekaligus adalah hiburannya! Jadi ngapain pengen cepet- cepet berhenti?

Hayao Miyazaki misalnya, maestro animasi dari Ghibli Studio, telah berkali- kali mengatakan ingin pensiun. Tapi berkali- kali pula menyatakan kembali untuk ‘satu karya terakhir’. Bahkan setelah ia menyatakan pensiun setelah animasi terakhirnya “The WInd Rises”, kemarin, ia menyatakan akan kembali lagi, untuk ‘satu karya terakhir’.

Kita membutuhkan tantangan dalam hidup kita. Pensiun dini dengan definisi ‘berhenti bekerja’ adalah saran terburuk yang bisa Anda ambil begitu saja!

Saran untuk Pensiun Dini

Ubah mindset ‘pensiun dini’ Anda! Jangan memandang pensiun dini sebagai saatnya Anda berhenti bekerja begitu saja, tapi:

  • Pensiun dini adalah saatnya Anda berhenti melakukan profesi yang TIDAK Anda sukai, dan memulai profesi yang memang Anda sukai dan memberi Anda makna! Passion Anda!
  • Pensiun dini bukan berarti leyeh- leyeh di sofa menikmati kekayaan, tapi saatnya memberi diri tantangan yang lebih besar lagi! Tapi yang Anda nikmati.
  • Kalau Anda sudah mencintai apa yang Anda lakukan, tidak ada gunanya musingin ‘pensiun dini’ hanya karena teman Anda memimpikannya.

Dalam Menikah Dini

Para jomblo kumpuuuul!

Hmmm. Untuk yang satu ini, sebenarnya hanya Tuhan yang tahu, dan hanya Anda yang bisa merasakannya. Urusan hati, dan urusan jodoh, bukan masalah saya, apalagi kalau jodoh Anda beneran namanya “Dini”, itu sih langsung saja menikahi si Dini itu.

Kalau Anda kawinnya nggak ngundang- ngundang saya, nah itu baru jadi urusan saya! Apalagi kalau ada kambing guling. Jiahhh.

Persiapan Menikah Dini

Kata kakek saya, kawin cuma butuh cinta dan selembar tikar. Tapi walau begitu, ada beberapa persiapan dan hal yang perlu Anda persiapkan.

  • Pastikan Anda dan dia punya keyakinan yang sama. Artinya, kalau Anda yakin Anda ganteng, pastikan dia juga yakin Anda ganteng, kalau nggak bisa repot.
  • Pastikan Anda menikah karena pilihan. Pilihan masing- masing, bukan pilihan tetangganya si dia yang kesal karena motor Anda 24 jam selama 7 hari diparkir menghalangi pintunya dengan kembang 7 rupa.
  • Pastikan nama calon Anda memang “Dini”, jadinya bisa menikah Dini. Kalau nama pasangan Anda Kokom jadinya bukan menikah dini, tapi menikah kokom.

Tau ah! Emang saya biro jodoh, mak comblang, atau dokter cinta?

Yang pasti, sadari setiap pilihan dan PERSIAPKAN diri dalam setiap harapan dan langkah Anda untuk menjadi lebih baik!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest

Mau Tips Jitu untuk Karir dan Bisnis?

Dapatkan ebook gratis, artikel, tips, dan cara- cara membangun karir sukses sesuai Passion Anda, langsung ke email Anda!

Informasi ini tidak akan diberikan untuk pihak lain manapun