Gimana Hobi Bisa Bikin Naik Gaji

Gimana Hobi Bisa Bikin Naik Gaji

Seringkali, makin dewasa seseorang, makin dia nggak punya waktu untuk hobinya. Makin sibuk seseorang, makin ditaro di gudanglah hobinya. Dan makin besar tanggung jawabnya, dari kuliah, kuliah S2, kerja, ngantor, dan bisnis, makin lupalah seseorang dengan hobinya.

Dari awalnya cuma nggak punya waktu buat hobi, sampai lama kelamaan dia jadi nggak ingat lagi apa sebenarnya hobinya. Pas dikasih kuesioner berisi kolom “hobi”, dia nge- blank, dan nggak tahu mau isi apa di kolom itu… sampe akhirnya, setelah berapa menit menatap tembok dengan hampa, dia nyontek hobi orang sebelahnya. *Lho,HobiKokNyontek?

Tapi gimana kalau saya bilang bahwa hobi nggak selalu bertentangan dengan kuliah dan kerjaan?
Gimana kalau saya bilang bahwa hobi ternyata BISA terus dilakukan sambil melakukan rutinitas?

Malahan, gimana kalau saya bilang HOBI Anda bisa bikin Anda NAIK GAJI?

Jadi bagaimana hobi yang selama ini Anda remehkan saat mengejar gaji, ternyata malah bisa membantu Anda untuk mendapatkan apa yang sebenarnya Anda kejar?

Berikut cara naik gaji dengan hobi, beserta contoh kasus nyatanya!

1. Dengan Memberikan Keseimbangan dalam Aktivitas

Di bahasa Inggris ada istilah, “All work and no play makes Jack a dull boy”. Atau “Cuma bekerja tanpa bermain bikin Jack (siapapun) jadi anak yang sangat membosankan”.

Tiap hari kita dihadapkan pada rutinitas, sekolah, kuliah, kerja, dan rutinitas yang sama. Mau Anda pamer otot dan ngegertak serem bagaimanapun, yang namanya rutinitas itu tidak akan takut dan mendadak ngeloyor pergi meninggalkan Anda. Dia akan selalu ada. Tapi kalau Anda cuma kerja doang setiap hari, seperti yang dibahas di pepatah itu, hidup Anda bakal nggak seimbang, dan perlahan- lahan, ketidakseimbangan aktivitas ini akan berdampak pada emosi, dan berdampak pada mental, yang bikin Anda mudah stress dan sakit.

Pada akhirnya lagi, kalau Anda sakit, mana bisa Anda kerja optimal, apalagi naik gaji? Punya hobi memberikan keseimbangan rutinitas, mental, dan ngebantu Anda punya leverage untuk minta naik gaji!

Case Study:

Seorang teman saya di sebuah branding agency nyaris nggak pernah liburan atau memanfaatkan waktu kosongnya untuk ngembangin hobinya. Akibatnya, dia terlalu stress dan gayanya kaku dalam bekerja. Saking kaku- nya, bossnya aja jadi malas untuk banyak berdiskusi sama dia, karena dia dianggap terlalu ‘tegang’. Setelah mulai bereksperimen dengan hobi nge- doodling, dia jadi lebih santai dan bisa bekerja lebih baik, dan hubungannya dengan atasannya juga lebih baik.

2. Menjadi Sumber Motivasi

Apapun yang Anda pikirkan soal motivasi dan motivator, sebenarnya nggak ada orang yang bisa memotivasi diri Anda kalau Andanya sendiri nggak mau termotivasi. Motivasi terbaik bukan datang dari motivator, bukan dari orang tua, bukan dari acara TV, ataupun quote- quote keren mentereng yang tersebar di twitter Anda, dan Anda retweet sekian kali itu. Semua itu cuma bisa mengingatkan dan ‘mencolek’ napsu Anda doang.

Motivasi terbaik untuk bekerja dan berkarya, datang dari diri sendiri!

Jadi bagaimana Anda bisa memunculkan motivasi dari dalam diri? Percaya nggak percaya, hobi yang dilakukan rutin bisa menyegarkan kemali motivasi kerja.

Case Study:

Julian, coachee saya yang suka ngegambar, kaget pas menyadari bahwa walaupun dia suka menggambar, kerja di kantor desain sebagai illustrator, ternyata bisa bikin dia bosan juga! Setelah salah satu sesinya sama saya, dia menyadari perbedaannya. Menggambar di kantor dianggapnya bukan HOBI, tapi kewajiban, makanya bikin capek. Jadi yang kemudian dia coba, adalah menggambar di luar jam kantor, TANPA TUJUAN, hanya untuk hobi dan enjoy- enjoy aja. Dengan punya waktu buat hobi, dia jadi refresh ketika balik ke kantor, dan karyanya makin eksperimental. Naik gaji? Tinggal tunggu waktu.

3. Menjaga Keharmonisan Hubungan

Secara statistik, alasan utama pasangan ribut adalah soal uang dan pekerjaan.

Dan secara statistik juga, keributan dan masalah di dapur, dan di rumah, bisa terbawa sampai ke hubungan di kantor. jadi sebelum kelepasan di kantor dan jadi emosi ke bos, “Kerjaan kemaren udah John?” “Muke luuu tuh KERJAAAN! Bisanya cuma NYURUH DOANG!”, atau ngeganggu hubungan dengan rekan kerja yang lain, masalah ini harus diselesaikan. Hobi bisa membantu menjaga hubungan Anda dengan orang lain.

Caranya? Kembangin hobi bersama pasangan, atau bikin klub hobi bersama rekan kerja. Lebih keren? Gabung di klub hobi yang sama dengan bos, supaya gampang nyolek minta naik gajinya!

Case Study:

Waktu saya jadi pembicara dan diundang untuk workshop di sebuah perusahaan pertambangan di Jakarta, saya kagum atas solidnya dan sinergi teamwork yang baik diantara mereka. Apalagi mengingat pada saat itu, kebijakan industri tambang yang baru membuat mereka mengalami kerugian yang cukup besar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest

Mau Tips Jitu untuk Karir dan Bisnis?

Dapatkan ebook gratis, artikel, tips, dan cara- cara membangun karir sukses sesuai Passion Anda, langsung ke email Anda!

Informasi ini tidak akan diberikan untuk pihak lain manapun