Cara Mengembangkan Passion Yang Layak Jual

0

Waaaaaaaaaahh, nggak terasa sudah setahun saya tidak mengunjungi Anda lewat blog artikel ini!

Apa kabar Anda? Apa kabar tetangga? Kabar mang Ujang? Kabar tukang baso sebelah? Dan lebih penting lagi, apa kabar mimpi dan Passion Anda? Apa hobi Anda sudah menambah bibit bebet dan bobot dompet Anda?

Selama setahun ini, sambil sibuknya ‘ngamen’ keliling nusantara, saya juga terus menerus diingatkan, dengan bertemu dengan orang- orang yang MEMBUKTIKAN kalau menghasilkan uang dari passion memang menyenangkan!

Misalnya saja, saya banyak bertukar cerita dengan:

  • Seorang pro gamer Counter Strike Go, yang kini bekerja sebagai Coach tim Counter Strike professional!
  • Seorang penulis Meme profesional, yang menghasilkan uang dari membuat Meme jokes!
  • Seorang peminat jam antik, yang dari hobinya, sampai memberikan konsultasi pada Kapolda!
  • Seorang passionista lifestyle, yang channel YouTubenya melesat sebagai YouTuber lifestyle!

Dan masih banyak lagi! It truly is a great time to be alive!

Tapi ironinya, di jaman dimana lampu teplok udah punah, dan mesin tik udah masuk museum prasejarah, masih ada aja orang- orang yang alibinya sama aja dengan pada jaman TV item putih dulu, “Passion nggak bisa bikin dapur kita ngebul”.

Dimana saya biasanya suka menjawab mereka dengan lembut, mengelus rambutnya halus, memandang dalam- dalam ke matanya, menarik napas dalam penuh arti, dan mengatakan, “KITA? Itu sih lu aja kali.”

Logikanya sama kayak waktu saya belajar main golf dulu.

Hanya karena bola golf yang saya pukul ‘kolecer’ muter nggak jelas, dan memutuskan untuk hinggap ke jidat tukang siomay sebelah, bukan berarti memukul golf yang benar itu nggak mungkin dilakukan. “Itu sih saya aja kali”. Buktinya orang lain bisa mukul bola golf tanpa bikin judat mang Siomay benjut.

Dan buktinya, orang lain bisa menghasilkan uang dari hobinya. Kenapa Anda nggak?

Kuncinya, adalah membuat Passion Anda LAYAK JUAL. Untuk ini, Anda cuma harus tahu CARANYA.

 

Cara Mengembangkan Passion Yang Layak Jual

Sekeren apapun mimpi Anda, dan sebesar apapun Passion Anda, bahkan kalaupun Anda menceritakan Passion Anda sambil gemetaran, kepalan digoyang- goyang, dan mata memancarkan api, Anda nggak bisa membuat orang memberikan Anda uang untuk Passion Anda.

Paling mereka bakal masang tampang simpati dan nanya polos, “Ente demam gan?”

Untuk membuat Passion Anda bisa menghasilkan, Anda harus membuatnya LAYAK JUAL dulu, lewat lima hal berikut:

Satu – Konversi Passion Jadi Produk atau Jasa

Passion itu nggak ada gunanya … selama cuma ada dalam kepala Anda.

Orang mengeluarkan uang mereka untuk sesuatu yang nyata. Yang memberikan mereka keuntungan dan manfaat. Yang bisa dipegang atau dirasakan. Yang membuat hidup mereka lebih mudah atau lebih menyenangkan. Dan untuk semua ini, orang rela keluar duit, dan mentransfer sebagian isi dompetnya ke dalam dompet Anda.

Baca Juga  Jangan Ambil Dirinya Darinya

Artinya, Anda harus mengeluarkan ‘passion’ dari kepala dan hati Anda ke dunia nyata.

Konversi dan ubah deg- degan Anda jadi sesuatu yang bikin orang lain deg- degan juga! Konversi minat Anda dalam bentuk PRODUK atau JASA yang nyata.

  • Suka nulis? Orang nggak bisa bayar kisah dalam kepala Anda, ‘keluarkan’ dalam bentuk BUKU atau BLOG.
  • Suka menyanyi? Orang nggak bisa nongkrong di kamar mandi Anda tiap hari, ‘keluarkan’ dalam bentuk cover video di YouTube, atau tawarkan jasa di acara RT dan kafe terdekat.
  • Suka menggambar? Orang ogah bayar Anda untuk ngegambar superhero di kamar, ‘keluarkan’ dalam bentuk komik digital, poster fisik, atau kelas menggambar untuk anak- anak.
  • Suka olahraga? Ngapain orang bayar Anda buat jogging pagi sambil ngeceng? Ubah dan ‘keluarkan’ jadi komunitas jogging, buat toko sepatu olahraga, atau bikin jasa city bike tour guide.

Temukan WUJUD nyata passion Anda yang bisa memberikan keuntungan untuk orang lain, dalam bentuk produk atau jasa! Point ini, berhubungan langsung dengan point dua.

Tips: Tanyakan, “Bagaimana passion Anda bisa membantu orang lain?” “Bagaimana membuat hidup mereka lebih mudah?” “Bagaimana membuat hidup mereka lebih menyenangkan?” “Apa yang membuat mereka ingin mengeluarkan uang di bidang ini?”

Ubah passion dan hobi jadi karya, produk, dan jasa. Entrepreneurship dan passionpreneurship bersama dedy dahlan.

Dua – Temukan dan Pastikan Pasarnya

Sambil memutuskan wujud produk atau jasa, Anda juga perlu tahu, “Siapa yang bakal beli produk dan jasa ini?”

Ini bisa dilakukan dengan melihat habit dan data konsumerisme dalam bidang minat Anda. Yap. Saya bilang “data”. Kata siapa passion nggak pake mikir dan nggak rumit!?

Pelajari pasar dimana Anda akan melemparkan produk atau jasa Anda, secara geografis dan demografis. Pasar untuk jasa atau produk mana yang paling besar? Di demografi atau geografis mana Anda akan turunkan produk Anda? Apa produk yang paling populer yang mirip dengan Anda? Apa kunci popularitasnya?

Kenali habit pembeli, dan usahakan menjawab kebutuhan mereka, sambil memahami kondisi pasar. Hindari pasar yang sudah oversupply bila Anda tidak siap adu modal, adu harga, atau adu nilai.

Tips: Gunakan tool seperti Google Trends, Brand24, Keyword Planner, atau lainnya untuk mengumpulkan sedikit data secara online mengenai kondisi, demand, dan keyword populer di pasar.

Tiga – Beri Harga dan Angka Nyata

“Harganya berapa siiissss?”

Saat Anda siap menjual jasa dan produk Anda, saatnya menentukan harga. Passion Anda boleh nggak ternilai harganya, Tapi saat Anda mengubahnya jadi produk dan jasa, gimana orang mau bayar kalau harganya nggak ada?

Baca Juga  Ralat Lakukan Dengan Hati

Masak Anda mau seperti anak kecil yang menjawab “Seeeeeebesar- besarnya”, dengan tangan diayunkan seperti lagi nyanyi lagu “topi saya bundar”?

Tentukan harga jasa dan produk Anda dengan pasti!

  • Harga yang sepadan dengan nilainya.
  • Harga yang bisa diterima oleh pasar dan konsumen.
  • Harga yang ingin Anda bayarkan untuk produk yang sama.

Tips: Tentukan harga berdasarkan:

  • Biaya produksi plus margin.
  • Harga barang/ jasa serupa di pasaran.
  • Nilai yang Anda berikan dalam jasa Anda.

 

Empat – Berikan Nilai Tambah untuk Angka

Nah disinilah saatnya Anda membedakan diri dari orang lain yang menjual produk dan jasa serupa.

Harga boleh sama, tapi added value, harus berbeda! Added value adalah nilai tambahan yang bisa Anda berikan dalam produk atau jasa Anda, yang memberikan keunikan atau benefit tambahan untuk konsumen.

Bayangkan misalnya:

  • Sebagai penyanyi cover music yang juga menyanyikan lagu- lagu anime.
  • Sebagai gamer yang juga jago public speaking dalam streaming Anda.
  • Sebagai produk makanan yang memusatkan diri pada kesehatan anak.
  • Sebagai produsen fashion yang mengkhususkan diri pada kenyamanan bahan tertentu.

Tips: Untuk memberikan added value, Anda bisa mengacu ke minat, passion,atau hobi Anda yang lain!

Lima – Bangun Identitas dan Sebarkan Nama

Yang membuat passion Anda bisa sangat MENGHASILKAN di era informasi digital ini, adalah karena era ini dikontrol oleh KEYWORD.

Orang mencari hobinya lewat keyword di internet.
Orang mencari berita dengan mengetikkan keyword.
Orang mencari produk dan jasa yang akan dibelinya dengan keyword.

Artinya, orang dengan PASSION yang fokus jadi lebih gampang DITEMUKAN di era ini, daripada di era pra internet, dimana orang nyari apapun lewat iklan koran, atau nongkrong di jalanan!

Langkah ini adalah membangun dan menyebarkan Passion Anda, yang sudah dikonversi jadi produk diatas, secara ONLINE.

Bangun identitas brand Anda sesuai passion dengan apa yang Anda tawarkan untuk orang lain, membantu mereka menemukan Anda, dan mengeluarkan uangnya untuk Anda!

Tips: Buat dan gunakan sosial media brand, website, channel, dan gunakan optimasi keyword untuk memperkenalkan produk dan jasa dari passion Anda untuk dunia!

 

Jadi Anda lihat kan? Membuat orang mau MEMBAYAR ANDA untuk melakukan passion Anda itu sederhana! Anda cuma perlu tahu caranya, dan menerapkannya!


Share.

About Author

Passion Coach | Penulis Buku National Best Seller "Passion!", "Lakukan Dengan Hati", dan "Ini Cara Gue". Anggota International Coach Federation, Certified Practitioner MBTI dan SII Asia Pacific, dan CEO dari Inspira Asia.

Mau Tips Jitu untuk Karir dan Bisnis?

Dapatkan ebook gratis, artikel, tips, dan cara- cara membangun karir sukses sesuai Passion Anda, langsung ke email Anda!

Informasi ini tidak akan diberikan untuk pihak lain manapun