Cara Mendapatkan Modal Usaha Untuk Passion Anda!

Cara Mendapatkan Modal untuk Passion dan Usaha Anda

Dan kalau Anda termasuk orang- orang ini, Anda juga bisa mendapat modal usaha kecil atau modal usaha rumahan Anda dari teman dan sahabat Anda!

Seperti pada keluarga Anda, Anda juga bisa mengumpulkan modal usaha dari teman dan sahabat Anda secara perorangan, ataupun kolektif. Artinya, Anda bisa meminjam dari satu- dua orang, atau meniru gaya kickstarter, dan membuka pool dana atau crowdsourcing dari teman- teman Anda!

Catatan:

Saat memulai pinjaman atau investasi dari keluarga dan teman, ingat, ada perbedaan antara pinjaman dan investasi, dan sebaiknya Anda memperjelas sistem kerjasama ini di awal.

  • Pinjaman, Anda meminjam uang dalam jumlah tertentu, dan akan mengembalikannya di tanggal tertentu, dalam jumlah yang sama, si pemberi pinjaman tidak ada hubungan dengan operasional usaha Anda.
  • Investor, Anda memberikan status investor pada keluarga atau teman Anda, dan dengan uang yang diberikannya, ada perjanjian pengembalian diiringi bunga, bagi hasil, atau bahkan status/ share kepemilikan, terserah perjanjian Anda.

 

Lima – Crowdsourcing

Nah, ngomong- ngomong crowdsourcing, Anda juga bisa melakukan pengumpulan modal usaha atau modal project dengan cara crowdsourcing, artinya daripada mengumpulkan dana dan modal dalam jumlah besar dari sedikit orang, Anda bisa mengumpulkan dana dalam jumlah kecil dari BANYAK orang.

Hey, pada akhirnya, Rp. 10.000.000 bisa Anda dapat dari dua investor/ pemberi pinjaman modal dari dua orang yang masing- masingnya Rp. 5.000.000, atau dari 100 orang yang masing- masingnya memberi hanya Rp. 100.000! Sama ajah.

Anda bisa melakukan ini secara manual, ngider sendiri, atau kalau Anda mau memakai platform online, coba cek kickstarter.com, atau patreon.com, atau lainnya.

Enam – Karyawan Potensial

Setelah usaha Anda mulai berjalan, Anda tidak mau karyawan Anda yang potensial lepas begitu saja, apalagi kalau ternyata karyawan Anda itu adalah salah satu faktor pendukung kesuksesan usaha kecil Anda. Kalau begitu, kenapa tidak Anda ‘ikat’ dengan saham?

Tawarkan pilihan kepemilikan usaha Anda untuk karyawan potensial Anda. Tapi sebagai komitmen, mereka tetap perlu memasukkan dana tambahan sebagai investasi awal. Anda bisa membantu mereka dengan memberikan opsi ‘potong gaji’ untuk investasi mereka, misalnya, dan sebagai hasilnya, dana ini bisa jadi ekstra modal untuk mengembangkan usaha Anda!

Tujuh – Angel Investor atau Venture Capitalist

Beberapa orang ‘berduit’ memiliki keinginan untuk membantu calon- calon pengusaha baru dalam mengumpulkan modal usahanya dengan memberikan pinjaman berbunga rendah, atau memberikan investasi dengan pertukaran saham dari perusahaan Anda, saat berhasil nanti. Mereka ini disebut Angel Investor.

Selain itu, ada juga Venture Capitalist, mereka biasanya menyediakan dana yang bukan dari mereka sendiri, tapi dari kumpulan investor- investor yang mereka dapatkan, tapi dengan pertukaran kepemilikan saham yang biasanya cukup besar. Mereka biasanya mengincar perusahaan potensial yang akan go public dalam IPO (Initial Public Offering), alias ke pasar saham.

Tips:

Berhati- hatilah dalam memilih Angel Investor atau Venture Capitalist, pilih yang reputasinya bagus, dan memiliki deal yang jelas dan cocok dengan Anda sejak awal .

Delapan – Pinjaman Bank

Ini sih sudah pasti. Setelah Anda punya eligibilitas di bank, dan Anda yakin Anda bisa memberikan jaminan dan/ atau membayar bunganya, silahkan ke bank untuk mengajukan pinjaman dana pengembangan usaha Anda. Pada saat ini, kalau Anda sudah memiliki partner, jangan lupa untuk memastikan persetujuannya, dan memastikan pembagian resikonya jelas dengan partner- partner Anda.

Ingin tahu lebih jauh? Langsung saja jalan ke bank terdekat Anda, dan bank yang Anda percayai selama ini, selain Bank Ujank, tukang martabak.

 

 

Itulah beberapa sumber modal usaha untuk usaha kecil dan baru Anda, dengan tips- tipsnya. Beberapa dari sumber dan tips di atas sangat ideal untuk usaha digital atau usaha yang dilakukan secara online, tapi juga bisa dipakai untuk usaha- usaha kecil jenis lain.

Dan ini bahkan belum semua! Masih banyak sumber dana lainnya diluar sana yang bisa Anda manfaatkan, misalnya, pinjaman dengan sistem bagi hasil per gelombang produksi, investasi dana jangka pendek untuk sharing project singkat, dan lainnya.

Tanyakan pada diri Anda, “Mana sumber modal paling ideal buat saya?”, dan “Bagaimana caranya supaya saya bisa mulai hari ini juga?”

Enjoy your passion- based business!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest

Mau Tips Jitu untuk Karir dan Bisnis?

Dapatkan ebook gratis, artikel, tips, dan cara- cara membangun karir sukses sesuai Passion Anda, langsung ke email Anda!

Informasi ini tidak akan diberikan untuk pihak lain manapun