Budak Zaman Modern

Apa sih perbedaan ‘budak’ dengan ‘pekerja zaman modern’?

Mungkin kalau saya menanyakan pertanyaan ini langsung di depan Anda, Anda bakal memandangi saya dengan tatapan aneh, seakan saya ini seorang anak TK yang masih ileran dan nggak ngerti konsep duit.

Makanya saya senang saya menanyakan ini di blog saya, jadi saya bisa ngumpet di balik website, hehehe ;p

Tapi, dengan gaya hidup zaman sekarang, dimana banyak banget orang yang bekerja bahkan tanpa menikmati pekerjaannya, merasa tersiksa dalam aktifitasnya, dan merasa terpaksa untuk melaksanakan rutinitasnya, mungkin kita memang perlu juga lho menanyakan pertanyaan ini.

Paling nggak, sekedar buat bikin kita berpikir, dan membuka wawasan.

Apa sih perbedaan ‘budak’ dengan ‘pekerja zaman modern’?

Satu hal yang pasti, katanya, adalah UANG.

“Budak nggak dapet uang om“, jawab seseorang.

“Jangan panggil saya om”, kata saya menolak merasa tua.

“Oh iya, budak nggak dapet uang pakde“, katanya mengatur ulang kata- katanya, nggak membantu sama sekali.

So, oke. Uang. Tapi apa iya, ini berarti budak nggak dapat keuntungan apapun dalam pekerjaan mereka? Kayaknya nggak juga, mereka dapat tempat tinggal dan makan, walau sangat terbatas. Kalo gitu, bisa nggak budak disamain dengan pekerja zaman modern yang gajinya super kecil dan jauuuh dibawah UMR? Hmmm…

Atau mungkin perbedaan lainnya.

“Budak dicambuk, digebug, dan di- abuse oleh pemiliknya om“.

“Kamu manggil om sekali lagi saya lempar keluar jendela lho”.

1 thought on “Budak Zaman Modern”

  1. setuju 7x
    *teriak seorang budak* bahkan bidang yg kita sukain pun belum tentu membuat kita betah apalagi merasa bebas,
    oh tuhan hindarkan hidupku dari rutinitas T_T

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest

Mau Tips Jitu untuk Karir dan Bisnis?

Dapatkan ebook gratis, artikel, tips, dan cara- cara membangun karir sukses sesuai Passion Anda, langsung ke email Anda!

Informasi ini tidak akan diberikan untuk pihak lain manapun