Budak Zaman Modern

1

Apa sih perbedaan ‘budak’ dengan ‘pekerja zaman modern’?

Mungkin kalau saya menanyakan pertanyaan ini langsung di depan Anda, Anda bakal memandangi saya dengan tatapan aneh, seakan saya ini seorang anak TK yang masih ileran dan nggak ngerti konsep duit.

Makanya saya senang saya menanyakan ini di blog saya, jadi saya bisa ngumpet di balik website, hehehe ;p

Tapi, dengan gaya hidup zaman sekarang, dimana banyak banget orang yang bekerja bahkan tanpa menikmati pekerjaannya, merasa tersiksa dalam aktifitasnya, dan merasa terpaksa untuk melaksanakan rutinitasnya, mungkin kita memang perlu juga lho menanyakan pertanyaan ini.

Paling nggak, sekedar buat bikin kita berpikir, dan membuka wawasan.

Apa sih perbedaan ‘budak’ dengan ‘pekerja zaman modern’?

Satu hal yang pasti, katanya, adalah UANG.

“Budak nggak dapet uang om“, jawab seseorang.

“Jangan panggil saya om”, kata saya menolak merasa tua.

“Oh iya, budak nggak dapet uang pakde“, katanya mengatur ulang kata- katanya, nggak membantu sama sekali.

So, oke. Uang. Tapi apa iya, ini berarti budak nggak dapat keuntungan apapun dalam pekerjaan mereka? Kayaknya nggak juga, mereka dapat tempat tinggal dan makan, walau sangat terbatas. Kalo gitu, bisa nggak budak disamain dengan pekerja zaman modern yang gajinya super kecil dan jauuuh dibawah UMR? Hmmm…

Atau mungkin perbedaan lainnya.

“Budak dicambuk, digebug, dan di- abuse oleh pemiliknya om“.

“Kamu manggil om sekali lagi saya lempar keluar jendela lho”.

“Eh… maaf paman…” katanya cari masalah.

Oke, budak disiksa secara fisik. Dan pekerja zaman modern disiksa…. secara mental. Berbeda sih… tapi… Hmmm.

“Kalo gitu, terakhir deh. Ini beda utamanya om. Budak TERPAKSA melakukan hal yang sesungguhnya NGGAK MAU dia kerjain”.

Baca Juga  Sukses Bisnis dan Berkarya dengan Memakai TUYUL

“Ohh gitu ya? Terus, memangnya kamu emang ENJOY, dan dengan pilihan sendiri kerja di bidang kerja kamu sekarang?”

“Nggak juga sih om…”

“Lah terus bedanya apa?” kata saya sambil siap- siap ngelempar dia keluar jendela.

“Hmmm…”

Ternyata memang, tergantung dari bagaimana CARA kita bekerja, bagaimana kita MEMANDANG suatu pekerjaan, dan bagaimana kita MEMILIH karir, kita bisa menjadi sekedar seorang BUDAK di zaman modern, atau benar- benar menjadi manusia modern yang BEBAS!

Uang adalah ancaman mati zaman modern. Tanpa uang, kita bisa mati.

Tekanan mental adalah cambuk zaman modern, yang menyiksa kita dan mengikat kita pada rutinitas.

Rasa takut, khawatir gagal, dan kekurangpahaman pada bidang kerja adalah sel, rantai, dan mandor zaman modern. Yang menghambat kita maju dan berkembang.

Mungkin hanya KEBEBASAN MEMILIH lah satu- satunya yang membedakan kita dengan para budak masa lalu. Kalau kita tidak memakai kebebasan memilih ini, apa bedanya kita dengan budak?

Jadi supaya kita tidak sekedar jadi seorang budak di zaman modern, GUNAKANLAH kebebasan memilih Anda!

Pilihlah bidang kerja, karir, dan bisnis yang memang ANDA INGINKAN, yang Anda cintai, dan Anda nikmati, sesuatu yang TIDAK BISA dilakukan para budak masa lalu.

MERDEKAKAN diri Anda dalam memilih karir dan jalan hidup!

Share.

About Author

Passion Coach | Penulis Buku National Best Seller "Passion!", "Lakukan Dengan Hati", dan "Ini Cara Gue". Anggota International Coach Federation, Certified Practitioner MBTI dan SII Asia Pacific, dan CEO dari Inspira Asia.

Mau Tips Jitu untuk Karir dan Bisnis?

Dapatkan ebook gratis, artikel, tips, dan cara- cara membangun karir sukses sesuai Passion Anda, langsung ke email Anda!

Informasi ini tidak akan diberikan untuk pihak lain manapun