Tentang Coaching

Coaching itu apaan siiih?

Apa bedanya dengan Mentoring? Apa bedanya dengan Terapi? Apa seorang Coach itu kerjaannya sama aja dengan Pembicara Motivasi? Atau dengan Konsultan? Apa coaching itu sejenis binatang yang mengeong?

Kalau Anda juga masih bingung, nggak usah khawatir. Memang masih banyak orang di Indonesia yang masih belum tahu betul bagaimana bentuk proses coaching yang sebenarnya.

Sssst, malahan nih, ternyata masih banyak orang yang menyebut jasa yang diberikannya sebagai suatu proses ‘coaching’, padahal setelah membaca artikel ini Anda akan tahu, bahwa sebenarnya, dia ternyata memberikan terapi, mentoring, konsultasi, atau motivasi.

Jadi apa itu coaching? Dan bagaimana coaching bisa membantu pengembangan diri, keyakinan, kebahagiaan, dan kesuksesan Anda?

Walau masih sangat banyak orang di Indonesia yang seenak perutnya menyamakan semua proses pengembangan diri di bawah kata “Motivator”, sesungguhnya ada banyak bentuk proses pengembangan diri.

Diantaranya adalah Terapi, Mentoring, Konsultan, Pembicara Motivasi, dan Coaching.

Semua proses itu berbeda dalam tujuannya, metodanya, atau prosesnya. Jadi apa yang selama ini kita sebut ‘coaching’, bisa jadi ternyata bukan coaching sama sekali lho.

APA ITU COACHING

Apa itu Coaching?

Untuk memahami Coaching, Anda bisa membayangkan sebuah CERMIN.

Sebuah cermin tidak mendikte atau menyuruh Anda melakukan apapun. Yang dilakukan sebuah cermin adalah membantu Anda melihat diri sendiri dengan lebih baik, dan karena itu, Anda jadi bisa memutuskan dengan lebih baik.

Itulah yang dilakukan seorang Coach. Melalui serangkaian pertanyaan dan metoda yang KUAT yang akan membuat client nya lebih reflektif, coach membantu client membuka perspektif baru, menggali POTENSI, dan menemukan SOLUSI.

Setelah itu, dia bakal meletakkan POTENSI dan SOLUSI itu di ‘atas meja’, agar client tersebut dapat melihatnya, memilihnya, dan MENGGUNAKANNYA sendiri untuk hasil yang optimal!

Coach tidak memotivasi Anda. Dia memperkenalkan Anda pada motivator terbaik untuk diri Anda, yaitu DIRI ANDA SENDIRI!

COACHING DENGAN YANG LAINNYA

Lalu bagaimana beda coaching dengan sesi lainnya? Well, bayangkan saja sebuah proses naik mobil dalam suatu perjalanan.

  • Dalam terapi, akan menemukan dan menangani masalah yang mungkin Anda alami, yang membuat Anda takut menyetir. Membuat Anda dari ‘dibawah performa normal’ menjadi ‘performa normal.
  • Dalam kelas mentoring, akan mengajarkan Anda cara menyetir berdasarkan pengalamannya sendiri, karena dia pernah menempuh perjalanan yang sama sebelumnya. Dia memberi tips praktis langsung dari jalan.
  • Dalam proses konsultasi, akan memberitahu Anda solusi langsung tentang cara menyetir mobil efektif, karena dia punya pengetahuan dan keahlian untuk meningkatkan efisiensi perjalanan Anda. Dia akan menyelesaikan masalah atau kebutuhan Anda.
  • Dalam seminar motivasi, akan memberi Anda (bersama para calon pengendara lainnya) semangat! “Ayoo, kamu bisa! Dengan berbagai cara, mulai dari mengingatkan Anda tentang tujuan Anda, sampai fakta- fakta sains bahwa Anda bisa!”
  • Dalam sesi coaching, akan ikut duduk di dalam mobil bersama Anda. Dan bersama Anda, mengeluarkan POTENSI, gaya menyetir, dan tujuan yang ideal untuk Anda. Coach akan mengeluarkan semuanya dari dalam diri Anda sendiri untuk solusi yang lebih personal!”

Ingat, nggak ada proses SUPER yang ‘terbaik’ atau paling keren dibandingkan yang lain. Semua proses di atas berguna dalam situasi tertentu, sesuai dengan kebutuhan Anda pada saat ini!

BAGAIMANA COACHING MEMBANTU ANDA

Coaching dapat membantu Anda (atau seorang kenalan Anda) dalam hampir semua situasi dan kondisi! Misalnya saja dengan beberapa metodanya seperti:

  1. Transitional Coaching, adalah coaching model yang dirancang untuk membantu Anda meraih karir baru, sekaligus mengatasi tantangan yang muncul saat Anda berganti pekerjaan, beralih profesi, atau memasuki lingkungan kerja baru.
  2. Developmental Coaching, dirancang untuk membantu Anda mengambil keputusan dalam proses pengembangan karir, dan membantu Anda memasuki pekerjaan dengan tanggung jawab yang lebih besar!
  3. Remedial Coaching, merupakan metoda yang digunakan untuk membantu Anda memperbaiki performa Anda kembali ke jalur yang seharusnya, dengan menangani leadership style issues yang sedang Anda hadapi saat ini.

*Barner, R. (2006) The Targeted Assessment Coaching Interview.

PASSION COACHING

Tuhan menyiapkan kekayaan tak terhingga untuk setiap orang, lalu menyembunyikan kekayaan itu jauuuuuh di dalam diri orang itu sendiri.

Siapapun yang mencari kekayaan itu di luar dirinya nggak bakal dapat apa- apa, selain remah- remah emas sisa dari tangan orang lain. Tapi mereka yang menggali ke dalam dirinya bakal menemukan harta dan kebahagiaan yang disiapkan Tuhan untuknya, dan berteriak kaget “OMG, banyak banget boo!”

Itulah dasar filosofi Passion Coaching. Bersama- sama, kita bakal melakukan perjalanan ke dalam diri Anda!

Sebagai Passion Coach pertama, satu- satunya, dan sebagai coach yang tersertifikasi ICF di Indonesia, saya telah merancang berbagai metoda, khususnya Tools P.I.PO Passion Coaching, yang pada akhir tahun lalu saya Presentasikan di Indonesia Coaching Summit – ICF, untuk menemani coachee saya dalam menggali ke dalam dirinya, dan menemukan:

    • PASSION nya, dan apa yang memberikan MAKNA dalam hidupnya!
    • POTENSI dalam keunikannya, yang mungkin dia sendiri tidak sadari!
    • Apa yang sebenarnya dia INGINKAN dalam hidupnya!
    • Apa yang memberinya kebahagiaan dalam menikmati proses hidup!
    • Karir dan Bisnis yang TEPAT dan memperkuat kesuksesan untuk dirinya!

Beberapa efek yang bakal Anda rasakan melalui proses coaching bersama saya:

    • Merasa lebih PENUH dalam aktifitas dan pekerjaan Anda!
    • Menentukan dengan bulat hati KARIR dan BISNIS idaman Anda!
    • Mampu merancang sendiri HIDUP yang Anda inginkan!
    • Bisa menemukan dan menggunakan KEKUATAN unik Anda!
    • Lebih tenang, fokus, dan BEBAS GALAU!
    • Lebih ENJOY, rileks, dan bisa menikmati hari- hari Anda!
    • Menemukan KEYAKINAN diri, dan keputusan hati lebih bulat!

Metoda coaching adalah proses ideal untuk meraih tujuan- tujuan di atas, karena beberapa alasan:

    • Coaching bersifat personal! Semua proses dirancang untuk Anda dan Anda sendiri!
    • Dalam coaching, Anda (coachee) yang memegang kendali! Hasil apapun yang didapatkan, dan kesimpulan yang diraih, akan jauh lebih relevan dan lebih COCOK untuk diri Anda!
    • Coaching dilakukan dalam proses yang konsisten, dilakukan secara berkala, yang jelas akan memberikan hasil lebih baik dalam mengembangkan diri Anda, daripada hanya seminar sekali- sekali!

Gampangnya, bayangkan saja baju yang Anda beli di toko, dibandingkan baju yang dibuat oleh penjahit langganan Anda khusus untuk Anda! Yang panjang tangannya sudah diukur, panjang bahu sudah dicatat, dan… ehem… ‘perkembangan’ dan ‘kemajuan’ perut sudah disesuaikan.

Kira- kira mana yang bakal lebih nyaman dan pas dengan badan Anda?

Free Coaching Offer

INTERNATIONAL COACH FEDERATION (ICF)

Coba pikirin ini.

Kalau Anda lagi sakit, apa Anda lebih memilih memeriksakan diri dan berobat ke dokter yang sah dan sudah sekolah bertahun- tahun, atau ke tukang obat jenggotan di depan rumah yang teriak- teriak, “dari sakit kepala sampai pantat bisulan sembuuuuh”?

Kalau mobil kesayangan Anda rusak, apa Anda pergi ke montir yang diakui, atau ke si Piyem, saudaranya temannya tetangga dari tetangga sebelah yang ‘katanya’ lumayan ngerti mesin?

Kalau begitu, saat Anda ingin mengembangkan diri Anda, meraih karir impian, dan kesuksesan, masak iya Anda tidak menginginkan semacam ‘jaminan’ kompetensi yang sama?

Untuk inilah, International Coach Federation (ICF) berdiri.

ICF adalah organisasi internasional terbesar yang menaungi dan mewadahi profesi coach di seluruh dunia. ICF memberikan pelatihan dan sertifikasi untuk para coach di seluruh dunia, untuk memastikan para coach memiliki KEMAMPUAN yang tepat untuk membantu klien dan coachee nya.

ICF menyiapkan platform dan standarisasi performa dan cara kerja dalam coaching, dengan tujuan utama ICF, untuk melindungi ANDA dan hasil yang Anda dapatkan sebagai calon coachee!

Sertifikasi ICF adalah bukti dan pengakuan KOMPETENSI serta kemampuan seorang coach dalam melakukan praktek coaching, dan memiliki pemahaman metodologi dan tool yang tepat!

Saya, adalah salah satu pemegang Sertifikasi CCP dan Member dari ICF!

Dengan panci yang sama, Chef Gordon Ramsey bisa bikin Prime Fillet Mignon, sementara saya cuma bikin Temphe R’ada Gos Onk. Alat yang kuat tidak akan berfungsi baik kalau pemakai alat itu tidak bisa menggunakannya dengan baik.

Coaching, hanyalah alat. Pastikan pemegang alatnya tahu cara memakainya sebelum Anda menyewanya.

Jangan beli coaching dalam karung!