Ubah Dalam, Ubah Luar, Ubah Dalam

0

Oke oke, ini mungkin judul artikel paling absurd yang pernah Anda baca. Tapi setelah Anda membaca apa yang saya tulis di artikel ini, saya jamin judul artikel ini bakal … tetap absurd sih…

Tapi paling nggak, ‘maksud’ dari judul ini bakal bisa Anda pahami lebih baik.

Satu hal yang saya sadari, adalah bahwa segala yang kita alami, emosi yang kita rasakan, bahkan sampai proses pengembangan diri kita, lebih banyak dipengaruhi oleh sumber yang BUKAN dari luar (orang lain, kejadian, ataupun kebetulan), tapi justru dari dalam (pikiran, pemikiran Anda).

Ada istilah lama yang pernah saya dengar, “Bukan sakit dari jatuhnya yang bikin seorang anak kecil menangis, tapi rasa kaget, rasa malu, dan emosi tidak nyamannya lah yang membuatnya merengek”.

Dan seringkali bukan kejadian tertentu yang menciptakan krisis dalam hidup kita, tapi emosi dan pemikiran kitalah yang menciptakan krisis itu.

Kejadian dari luar diri kita, seperti pertikaian dengan orang lain, kecelakaan yang tidak diharapkan, karir yang sepertinya nyangkut, dan sejenisnya, adalah kejadian yang mungkin sulit untuk bisa kita kendalikan secara penuh. Tapi apa yang berasal dari dalam, dari diri kita, bisa kita kendalikan sepenuhnya. Dan kita harus bersyukur karena itu, karena sebenarnya INILAH aspek yang PALING penting.

Reaksi dari dalam diri kita inilah yang membuat suatu kejadian terasa lebih berat, atau justru lebih ringan. Reaksi di dalam diri kita menentukan PANDANGAN kita pada apa yang akan terjadi di luar diri kita, dan pada akhirnya, menentukan AKIBAT dari kejadian luar itu.

Misalnya saja, walau tidak ada kejadian yang sedang membuat Anda senang, Anda tetap bisa memancing perasaan senang itu muncul dalam diri Anda dengan memaksakan diri Anda untuk tersenyum, dan mempertahankan senyum Anda selama beberapa detik. Tidak percaya? Coba saja sekarang.

Baca Juga  Kenapa Andapun HARUS Jadi YouTuber!

Atau misalnya, kalau Anda ingin bisa lebih fokus dalam suatu seminar atau kelas, cobalah untuk duduk di barisan paling depan, di kursi yang paling dekat dengan pembicara. Rasakan bedanya, Anda akan jadi jauh lebih fokus dan bisa menyerap materi lebih baik.

Atau dalam keadaan krisis misalnya, cobalah untuk menarik napas panjang beberapa kali, menenangkan degup jantung Anda, dan berbicara lebih pelan. Anda akan bisa merasakan kondisi ‘krisis’ itu menjadi semakin ringan, dan Anda jadi bisa berfungsi lebih baik dalam menanganinya.

So, semua hal yang penting itu berawal dari DALAM diri Anda!

Kalau Anda mau mengubah kondisi atau situasi di luar diri Anda, UBAH DALAMNYA dulu. UBAH pikiran dan emosi Anda, ubah REAKSI Anda, ubah SIKAP dan cara Anda menyikapinya, maka kondisi di luar Anda akan ikut berubah.

Dan seiring kondisi di luar diri Anda berubah menjadi positif, kondisi dalam diri Anda, juga akan ikut berubah kembali menjadi lebih baik. Pada akhirnya, Anda bakal menciptakan sebuah lingkaran POSITIF dalam hidup Anda.

Ubah aksi dari dalam diri Anda, untuk mengubah efek dari luar, yang kemudian mengubah reaksi dalam diri Anda menjadi lebih positif!

Share.

About Author

Passion Coach | Penulis Buku National Best Seller "Passion!", "Lakukan Dengan Hati", dan "Ini Cara Gue". Anggota International Coach Federation, Certified Practitioner MBTI dan SII Asia Pacific, dan CEO dari Inspira Asia.

Mau Tips Jitu untuk Karir dan Bisnis?

Dapatkan ebook gratis, artikel, tips, dan cara- cara membangun karir sukses sesuai Passion Anda, langsung ke email Anda!

Informasi ini tidak akan diberikan untuk pihak lain manapun