Tips Sukses Menjual Passion Lewat Social Media

0

Di era sekarang ini, ada istilah yang bunyinya gini.

“Kalau Anda (atau brand Anda) nggak bisa ditemukan secara online di internet, bisa dibilang kalau Anda tuh sebenarnya nggak ada di dunia.”

Walaupun kedengarannya rada sadis plus ekstrim, tapi mungkin kalau kita mau pikir- pikir sejenak, pernyataan itu ada benarnya juga lho!

Sekarang ini, apa- apa kita carinya di internet. Mau cari info, kita tanya mbah Google; mau nyari freelancer buat bikinin logo; kita teriak- teriak di internet; mau liat rekomendasi hotel, kita cari review online; mau konfirmasi gosip terbaru, kita jongkok di timeline social media artis; sampai mau nyari makan aja, kita buka aplikasi nyari makanan yang lagi ngetop, dan mesennya pake gojek… online juga.

Sampe nyari jodoh aja sekarang di internet lho! Gile.

Nah kalau kita selalu nyari cara buat memenuhi kebutuhan kita di internet, artinya cuma satu.

Jualan diri dan jualan Passion kita pun harus di INTERNET!

Salah satu cara paling murah, tapi efektif untuk, ehem,  jualan diri di Internet, adalah memanfaatkan platform yang menjaring paling banyak manusia di dunia, dan di Indonesia, dan bisa menghubungkan sangat banyak orang, yang semuanya adalah pasar, yang bisa ngebeli hasil kita berkarya dalam Passion.

Yes lewat social media!

Tapi menjual Passion dan membangun brand diri dalam Passion kita lewat social media nggak bisa asal lho. Ada tipsnya agar kita bisa menjual produk dan jasa hasil karya kita secara online, khususnya lewat social media. Siap sukses menjajakan passion lewat social media?

Inilah Tips Cara Menggunakan Social Media untuk Menjual Passion kita!

1. Samakan user ID dan nama di seantero Social Media

Pertama, sebisa mungkin, usahakan nama akun di seantero social media Anda sama. Kadang- kadang, ada yang punya nama berbeda antara satu social media dengan yang lainnya. Misalnya, di FB, namanya “Joko Tarub”, di Twitter, “JokoTarub1313”, di Instagram “TarubsiTarub” di Path “Rubarubrub”. Ini jelas bakal membingungkan orang waktu mau ngefollow Anda di social media.

Dengan nama akun dan user id yang sama, orang yakin bahwa Anda adalah orang yang sama, dan follower bakal lebih gampang ngikutin akun- akun Anda! *Belum lagi lebih irit tempat kalo ditulis di kartu nama.*

2. Pastikan Spesialisasi dan Keunikan akun Anda Jelas

Disinilah Passion Anda berperan penting. Di internet, orang akan mencari,mengikuti, dan setia pada brand yang mereka suka, dan cocok dengan Passion mereka. Makin ngambang brand Anda, makin kurang dicarilah Anda. Orang suka mendengar dari yang ‘pakar’, ahli, atau berdedikasi di bidangnya.

Baca Juga  Yang Kita Nggak Tau

Orang males ngikutin, ngefollow, atau nge- like akun retweeter doang atau akun yang nggak jelas arahnya. Dengan memusatkan karakter dan style akun sesuai Passion, Anda memusatkan komunitas target Anda!

So, pastikan akun Anda ngobrolin Passion Anda dengan jelas. Anda suka musik? Biarkan itu tercermin di akun Anda. Anda suka film? Suka komedi? Suka masak? Suka ngaco? Pastikan terlihat di akun Anda!

3. Koneksikan semua akun Social Media Anda

Koneksikan akun- akun Anda antara satu dengan lainnya. Jangan sampai akun twitter Anda berdiri sendiri, Facebook sendiri, Path sendiri, Instagram sendiri. Biarkan akun Anda melakukan cross- promote. Di twitter, repost post Instagram, dengan link akun IG Anda. Di Facebook, bikin post gambar yang memuat tulisan akun Path Anda. Di Instagram, arahkan orang ke Twitter dengan screenshot joke Anda di twitter. Dan seterusnya.

4. Buat Situs sebagai “Pusat” berkumpul Konten dan Follower Anda

Semua calon pembeli Anda perlu ‘ditampung’ di satu tempat untuk, bukan saja memudahkan memberikan informasi, juga memudahkan penyampaian pesan dan memancing konversi atau terjadinya transaksi. It’s good punya akun social media yang lengkap dan aktif. Tapi Anda juga MUSTI punya situs, dimana Anda bisa mengumpulkan mereka, berinteraksi, memberikan konten- konten lebih lengkap, dan mengubah massa menjadi angka!

Situs, blog, adalah rumah Anda, tempat Anda mengumpulkan mereka dan memberikan konten bermanfaat untuk mereka. Belum punya? Buat sekarang! Klik New Tab, dan pergi ke wordpress.com.

5. Manfaatkan setiap Social Media sesuai Kekuatannya

Nggak semua social media sama fungsi dan kekuatannya. Ketika memakai socmed buat memamerkan karya dan produk, serta brand Anda dalam Passion Anda, pahami kekuatan setiap socmed ini, supaya pemakaiannya lebih efektif.

Misalnya, berdasarkan kekuatan setiap akun, Anda bisa:

  • Gunakan Twitter untuk interaksi aktif, sering, singkat, dan menyebarkan link ke website Anda. Sesekali, gunakan gambar dan meme dalam tweet Anda. Be fun, gokil, dan gaol di Twitter.
  • Gunakan Facebook untuk informasi lebih panjang. Pamerkan kesungguhan Anda pada Passion dengan artikel singkat, post publik, meme, gambar, dan trend paling baru, slider meme: serial gambar yang bisa Anda pakai seperti slideshow! Di Facebook Anda bisa lebih informatif.
  • Gunakan Instagram seperti gallery pamer dan ruang pameran Anda. Tunjukkan Anda lagi beraktifitas passion, hasil karyanya, produknya, behind the scene nya, dan sebagainya. Jangan lupa kasih link di setiap gambar.
  • Gunakan Path untuk pendekatan personal.

6. Kolaborasi dengan sesama akun Pelaku Passion yang sama

Di internet, khususnya di social media, mindsetnya beda! Nggak ada persaingan langsung memperebutkan follower (karena mereka toh nggak bayar untuk jadi follower). Justru sebaliknya, orang yang ngefollow orang lain di bidang Passion yang sama, artinya adalah pasar Anda, dan yang ngefollow Anda pun pasar mereka. Dengan berkolaborasi, Anda membuka akses untuk sama- sama ngebuka jumlah follower dan massa Anda.

Baca Juga  Chris Gardner: "Plan B Sucks!"

So, berkolaborasilah dalam Passion Anda dengan rekan socmed se-passion!

7. Luangkan waktu membangun hubungan dengan Influencer

Influencer adalah mereka yang memiliki pengaruh kuat dalam langkah dan keputusan yang diambil pasar Anda. Di social media, tugas Anda adalah mencari influencer di bidang Passion Anda, bsapa, ajak ngobrol, kasih hadiah, kasih sample, dan bangun hubungan dengan mereka! Istilah marketingnya, elephant hunting.

8. Jangan cuma keasyikan Jualan, tapi berikan Manfaat

Mentang- mentang Anda berniat jualan, tapi di socmed jangan cuma jualan doang dong. Percaya deh, kalau Anda cuma jualan, orang bakal menjauh dari Anda, dan pelan- pelan makin tidak percaya dengan isi dan konten yang Anda share.

Buatlah konten- konten bermanfaat atau menghibur untuk follower Anda, yang kira- kira bisa Anda share dan Anda ajarkan, sesuai Passion Anda dan bidang hobi itu. Cara melakukannya, tipsnya, how to nya, dan sebagainya. Ini akan jauh bermanfaat.

9. Bangun interaksi dan Engagement

Jangan cuma post dan ilang, alias hit and run, di socmed. Setelah post, pastikan Anda memancing reaksi mereka, menjawab semua reaksinya, berinteraksi, tertawa bersama, dan membangun engagement dengan mereka yang membaca atau mengunjungi akun socmed Anda. Biarin aja kalau ada respon negatif, Anda harus tetap berhati besar. Saat Anda menjawab, mereka akan membaca dan meninggalkan pesan lainnya. Ini jadi memancing keaktifan akun Anda lebih baik lagi, dan bikin orang senang!

10. Konsisten dan Sabar menyebarkan Passion lewat akun- akun Anda

Nah, satu hal yang perlu dicatat. Membangun brand Passion Anda alias ngejual diri dalam Passion Anda di socmed nggak semudah itu, dan yang pasti, nggak secepat itu. Kunci paling penting buat Anda adalah konsistensi! Komitmen dan konsistensi untuk terus menyebarkan Passion dan brand Anda lewat semua social media Anda secara sabar dan bertahap!

So, itulah 10 Cara dan Tips untuk mengembangkan dan menjual Passion Anda, dan memperkuat brand Anda dalam Passion Anda di social media!

Bagaimana menurut Anda? Apa yang sudah Anda lakukan di social media untuk ngembangin bran Anda sesuai Passion Anda?

Apa yang Anda lakukan di social media yang berhasil mengangkat brand Anda dalam Passion Anda?

Yuk share cerita Anda di comment di bawah!


Share.

About Author

Passion Coach | Penulis Buku National Best Seller “Passion!”, “Lakukan Dengan Hati”, dan “Ini Cara Gue”. Anggota International Coach Federation, Certified Practitioner MBTI dan SII Asia Pacific, dan CEO dari Inspira Asia.

Mau Tips Jitu untuk Karir dan Bisnis?

Dapatkan ebook gratis, artikel, tips, dan cara- cara membangun karir sukses sesuai Passion Anda, langsung ke email Anda!

Informasi ini tidak akan diberikan untuk pihak lain manapun