Gimana Hobi Bisa Bikin Naik Gaji

0

Seringkali, makin dewasa seseorang, makin dia nggak punya waktu untuk hobinya. Makin sibuk seseorang, makin ditaro di gudanglah hobinya. Dan makin besar tanggung jawabnya, dari kuliah, kuliah S2, kerja, ngantor, dan bisnis, makin lupalah seseorang dengan hobinya.

Dari awalnya cuma nggak punya waktu buat hobi, sampai lama kelamaan dia jadi nggak ingat lagi apa sebenarnya hobinya. Pas dikasih kuesioner berisi kolom “hobi”, dia nge- blank, dan nggak tahu mau isi apa di kolom itu… sampe akhirnya, setelah berapa menit menatap tembok dengan hampa, dia nyontek hobi orang sebelahnya. *Lho,HobiKokNyontek?

Tapi gimana kalau saya bilang bahwa hobi nggak selalu bertentangan dengan kuliah dan kerjaan?
Gimana kalau saya bilang bahwa hobi ternyata BISA terus dilakukan sambil melakukan rutinitas?

Malahan, gimana kalau saya bilang HOBI Anda bisa bikin Anda NAIK GAJI?

Jadi bagaimana hobi yang selama ini Anda remehkan saat mengejar gaji, ternyata malah bisa membantu Anda untuk mendapatkan apa yang sebenarnya Anda kejar?

Berikut cara naik gaji dengan hobi, beserta contoh kasus nyatanya!

1. Dengan Memberikan Keseimbangan dalam Aktivitas

Di bahasa Inggris ada istilah, “All work and no play makes Jack a dull boy”. Atau “Cuma bekerja tanpa bermain bikin Jack (siapapun) jadi anak yang sangat membosankan”.

Tiap hari kita dihadapkan pada rutinitas, sekolah, kuliah, kerja, dan rutinitas yang sama. Mau Anda pamer otot dan ngegertak serem bagaimanapun, yang namanya rutinitas itu tidak akan takut dan mendadak ngeloyor pergi meninggalkan Anda. Dia akan selalu ada. Tapi kalau Anda cuma kerja doang setiap hari, seperti yang dibahas di pepatah itu, hidup Anda bakal nggak seimbang, dan perlahan- lahan, ketidakseimbangan aktivitas ini akan berdampak pada emosi, dan berdampak pada mental, yang bikin Anda mudah stress dan sakit.

Pada akhirnya lagi, kalau Anda sakit, mana bisa Anda kerja optimal, apalagi naik gaji? Punya hobi memberikan keseimbangan rutinitas, mental, dan ngebantu Anda punya leverage untuk minta naik gaji!

Case Study:

Seorang teman saya di sebuah branding agency nyaris nggak pernah liburan atau memanfaatkan waktu kosongnya untuk ngembangin hobinya. Akibatnya, dia terlalu stress dan gayanya kaku dalam bekerja. Saking kaku- nya, bossnya aja jadi malas untuk banyak berdiskusi sama dia, karena dia dianggap terlalu ‘tegang’. Setelah mulai bereksperimen dengan hobi nge- doodling, dia jadi lebih santai dan bisa bekerja lebih baik, dan hubungannya dengan atasannya juga lebih baik.

2. Menjadi Sumber Motivasi

Apapun yang Anda pikirkan soal motivasi dan motivator, sebenarnya nggak ada orang yang bisa memotivasi diri Anda kalau Andanya sendiri nggak mau termotivasi. Motivasi terbaik bukan datang dari motivator, bukan dari orang tua, bukan dari acara TV, ataupun quote- quote keren mentereng yang tersebar di twitter Anda, dan Anda retweet sekian kali itu. Semua itu cuma bisa mengingatkan dan ‘mencolek’ napsu Anda doang.

Motivasi terbaik untuk bekerja dan berkarya, datang dari diri sendiri!

Baca Juga  Rantai Abadi si Burung Nuri

Jadi bagaimana Anda bisa memunculkan motivasi dari dalam diri? Percaya nggak percaya, hobi yang dilakukan rutin bisa menyegarkan kemali motivasi kerja.

Case Study:

Julian, coachee saya yang suka ngegambar, kaget pas menyadari bahwa walaupun dia suka menggambar, kerja di kantor desain sebagai illustrator, ternyata bisa bikin dia bosan juga! Setelah salah satu sesinya sama saya, dia menyadari perbedaannya. Menggambar di kantor dianggapnya bukan HOBI, tapi kewajiban, makanya bikin capek. Jadi yang kemudian dia coba, adalah menggambar di luar jam kantor, TANPA TUJUAN, hanya untuk hobi dan enjoy- enjoy aja. Dengan punya waktu buat hobi, dia jadi refresh ketika balik ke kantor, dan karyanya makin eksperimental. Naik gaji? Tinggal tunggu waktu.

3. Menjaga Keharmonisan Hubungan

Secara statistik, alasan utama pasangan ribut adalah soal uang dan pekerjaan.

Dan secara statistik juga, keributan dan masalah di dapur, dan di rumah, bisa terbawa sampai ke hubungan di kantor. jadi sebelum kelepasan di kantor dan jadi emosi ke bos, “Kerjaan kemaren udah John?” “Muke luuu tuh KERJAAAN! Bisanya cuma NYURUH DOANG!”, atau ngeganggu hubungan dengan rekan kerja yang lain, masalah ini harus diselesaikan. Hobi bisa membantu menjaga hubungan Anda dengan orang lain.

Caranya? Kembangin hobi bersama pasangan, atau bikin klub hobi bersama rekan kerja. Lebih keren? Gabung di klub hobi yang sama dengan bos, supaya gampang nyolek minta naik gajinya!

Case Study:

Waktu saya jadi pembicara dan diundang untuk workshop di sebuah perusahaan pertambangan di Jakarta, saya kagum atas solidnya dan sinergi teamwork yang baik diantara mereka. Apalagi mengingat pada saat itu, kebijakan industri tambang yang baru membuat mereka mengalami kerugian yang cukup besar.

Manajer SDM yang menyambut saya bercertita tentang bagaimana untuk menjaga teamwork baik antar karyawan, ia mengadakan Company Idol, semacam acara pamer hobi dan kebolehan hobi antar karyawan. Hasilnya? Karyawan berhasil mempertahankan kerjasama dan hubungan dalam situasi sulit, dan si manajer SDM itu bukan hanya disambut baik oleh timnya, tapi mendapat bonus lumayan dari perusahaan!

4. Meningkatkan Skill dan Kompetensi

Cara Naik Gaji Dengan Ngembangin Hobi

Saya salah satu penganut istilah “I Love to learn, but I hate to study”. Saya suka belajar, tapi paling males kalau DISURUH BELAJAR, dan belajar dijadikan kewajiban.

Untuk cara naik gaji dan naik posisi, kita perlu terus berkembang dan belajar hal baru. Tapi banyak orang yang sulit rasanya mempelajari hal baru. Kuncinya? Mulailah mengembangkan diri dan belajar skill baru dari apa yang merupakan hobi Anda!

Belajar leadership dengan memimpin organisasi hobi Anda. Belajar teamwork dengan ikut serta di komunitas penyelenggara event hobi. Belajar skill presentasi dalam rutinitas hobi komunikasi, dan seterusnya.

Case Study:

Saya hobi sharing dan dunia kreatif. Tapi walau suka ngegambar, saya jarang mengasah hobi satu ini. Tapi dengan pelan- pelan secara rutin saya kembali ke meja gambar setiap long weekend, skill gambar saya kembali. Bahkan skill ini meningkat dengan cukup baiknya, sampai saya bisa memakainya untuk memulai sebuah perusahaan baru lagi di bidang media! Mungkin bila di kantor, dengan melatih hobi Anda dalam desain, Anda bisa menerapkan skill itu dalam membuat presentasi yang keren. Presentasi keren bisa membantu Anda naik secara karir!

5. Membuka Jaringan

Baca Juga  Cara Menemukan Passion Tanpa Harus Resign

Tugas nomor satu untuk meraih sukses, baik sebagai pengusaha atau di kantor, adalah membuka jaringan. Jumlah jaringan Anda berbanding lurus dengan leads, berbanding lurus dengan keberhasilan meraih target, dan berbanding lurus dengan kepuasan perusahaan, yang berbanding lurus dengan? Yes. Naik gaji!

Tapi darimana Anda bisa mengumpulkan jaringan baru untuk ini? Well, kumpulkan saja teman- teman dan kenalan baru dari komunitas hobi Anda! Ini cara naik gaji yang seru!

Case Study:

Teman kuliah saya bergerak sebagai marketing. Setiap dia diinterview, interviewernya selalu menanyakan jaringan leads yang dimilikinya. Dan dengan luasnya dan banyaknya hobi yang rutin dilakukannya, ia punya jaringan luas hingga kontak CEO dan direktur markom yang banyak dicari! Sekarang, dia sering di headhunt oleh perusahaan besar, semua berkat komunitas hobinya!

6. Membuat CV dan Pribadi Anda jadi lebih Menarik

Bos Anda, dan kalau Anda sedang mencari kerja, orang HRD yang memegang dan membaca CV dan profile Anda, setiap hari berhadapan dengan segudang orang dan setumpuk data personil. Semuanya secara sekilas sama. Akhirnya semuanya jadi nggak ada yang menonjol.

Hobi, apalagi keaktifan Anda dalam hobi Anda, prestasi, dan reputasi dalam hobi Anda, walaupun tidak selalu bisa memiliki hubungan langsung dengan pekerjaan Anda, bisa membantu membuat Anda lebih menonjol, dan MENARIK. Ketika Anda punya ‘your thing’, hobi yang menarik, Anda jadi mudah DIINGAT. Dan dengan diingat, besar kemungkinan si bos untuk mengatakan, “Pake itu aja, siapa tuh? Yang rajin ikut marathon itu”.

Case Study:

Contoh marathon diatas adalah kisah nyata! Seorang rekan saya adalah karyawan di perusahaan IT. Belakangan ini, dia rajin jogging dan sering ikut acara RUNNING dan marathon. Semua rekan kerja dan bosnya tahu kebiasaannya itu. Beberapa saat yang lalu, bosnya ingin membuat acara gathering karyawan, dan saat bingung mau melakukan aktivitas apa, mereka ingat pada rekan saya, dan memintanya mengadakan acara marathon kantor!

Setelah acara itu sukses, sampai sekarang, teman saya menjadi salah satu tangan kanan si bos untuk melakukan inovasi baru di kantornya. Apa gajinya naik? Traktiran dia ke saya kemarin mengkonfirmasi hal itu.

Memang hobi nggak selalu ada hubungan langsung dengan kerja dan gaji. Tapi ternyata, hubungan NGGAK LANGSUNG pun udah cukup untuk bikin hobi kita bisa ngebantu NAIK GAJI kita!

Memanfaatkan hobi Anda untuk naik gaji dan naik posisi, diawali dari CARA ANDA memandang dan mengaplikasikan hobi itu. Pilih hobi yang mau Anda kembangkan, dan tanyakan pada diri Anda:

“Bagaimana hobi ini bisa saya manfaatkan untuk MEMBANTU perkembangan karir saya?”

Apa Anda pernah mengalami kisah hobi seru seperti di atas? Yuk share di comment di bawah!

 


Share.

About Author

Passion Coach | Penulis Buku National Best Seller "Passion!", "Lakukan Dengan Hati", dan "Ini Cara Gue". Anggota International Coach Federation, Certified Practitioner MBTI dan SII Asia Pacific, dan CEO dari Inspira Asia.

Mau Tips Jitu untuk Karir dan Bisnis?

Dapatkan ebook gratis, artikel, tips, dan cara- cara membangun karir sukses sesuai Passion Anda, langsung ke email Anda!

Informasi ini tidak akan diberikan untuk pihak lain manapun