Cari Modal, Merakit Bisnis

0

Dari dulu, saya selalu yakin bahwa tantangan terbesar dalam memulai bisnis dan bikin bisnis sendiri bukan datang dari isi dompet, atau kurangnya modal, tapi dari isi hati.

Saya malah pernah ngetweet:

“Kalau mau mulai bisnis, perbersarlah kemauan, dan perkecil kemaluan”

… yang entah kenapa banyak di retweet orang sambil pada ketawa.

Pertama kali saya berkenalan dengan dunia bisnis, adalah waktu tingkat tiga kuliah. Padahal waktu itu saya nggak punya modal uang, ataupun modal pengalaman. Tapi saya punya modal lain. Modal ‘bego’ (atau mungkin lugu), yang bikin saya nggak banyak mikir dan berani langsung action, dan modal terbesar, modal TEMAN.

Dengan duit seadanya banget, kami lima orang bergabung laksana Google Five (buat generasi baru yang nggak ngerti apa itu Google Five, Power Ranger deh…), dan memulai bisnis yang merupakan Hobi kita waktu itu, toko Collectible Toys di Bandung, yang ngejual Model Kit, Action figure, Koleksi- koleksi robot- robotan waktu saya kecil, sampe Anime, manga dan komik.

Karena kurang modal, buat nambahin stock produk di awal- awal, kami nggak beli ataupun order. Kami keliling kota masuk ke toko- toko mainan jadul, yang mungkin masih menyimpan ’emas’ yang mereka nggak sadar. Atau nyari orang seperti kami, yang waktu kecil punya banyak koleksian, dan sekarang nggak tahu mau diapain. Dan membujuk mereka untuk menitip jual di toko kami, dengan komisi yang worth our effort tentunya!

Dalam itungan 1- 2 bulan, bisnis kami udah jalan. Malah, toko kecil kami ini dengan segera kebanjiran titipan barang, kerjasama, dan bahkan dukungan salah satu majalan anime besar saat itu.

Baca Juga  Bangun Profesinya, Putar Duitnya

Jadi memang, yang namanya modal itu ga harus duit kok.

Malahan, yang namanya modal awal banget itu nggak perlu datang dari luar.

Modal pertama, datang dari diri Anda.

Tanyakan ini:

1. Apa yang saya PUNYA yang bisa saya manfaatkan?

Bisa uang. Berapa uangnya? Bisa dilebihkan nggak? Gimana caranya untuk ngedapetin lebih?

Bisa skill. Saya bisa apa? Saya jagonya apa? Saya sukanya apa? Gimana skill saya bisa diarahkan buat mulai bisnis saya itu?

Bisa teman, ada siapa aja teman saya? Bisa diapain? Mereka bisa ngenalin saya ke siapa? Apa keahlian dia? Apa yang bisa saya kerjakan bareng dia dan mereka?

Dan lain lain.

2. Sejauh mana Anda MAU melakukan yang perlu dilakukan untuk mulai?

Malu nggak Anda kalau Anda musti turun sendiri ke jalan buat nyebarin brosur?

Malu nggak Anda kalau Anda musti ngelayanin sendiri ABG- ABG yang jadi pelanggan Anda, padahal Anda ‘bos’?

Mau nggak Anda keliling kota berpanas- panas, ikut event ini itu tanpa hasil yang jelas, demi mempromosikan bisnis Anda yang belum tentu jadi?

Jadi seperti kata saya di awal.


… tapi bukan, bukan ‘kemaluan’ yang itu… ;p

Share.

About Author

Passion Coach | Penulis Buku National Best Seller "Passion!", "Lakukan Dengan Hati", dan "Ini Cara Gue". Anggota International Coach Federation, Certified Practitioner MBTI dan SII Asia Pacific, dan CEO dari Inspira Asia.

Mau Tips Jitu untuk Karir dan Bisnis?

Dapatkan ebook gratis, artikel, tips, dan cara- cara membangun karir sukses sesuai Passion Anda, langsung ke email Anda!

Informasi ini tidak akan diberikan untuk pihak lain manapun