RSS

Cinta Segitiga Yang Sempurna

Kalau mau dipikir- pikir, seringkali bisnis itu ibarat cinta segitiga. Cinta antara Anda, Karyawan Anda, dan Konsumen Anda.

Nah pertanyaannya, kalau bisnis benar- benar adalah kisah cinta, maka sebenarnya dalam kisah cinta ini, siapa tokoh utamanya? Siapa ‘jagoan’nya? Siapa yang … ‘diselingkuhi’?

Apakah Anda adalah sang tokoh utama? Lagipula kenapa tidak? Anda kan adalah Pemilik bisnis. Sebagai pengusaha, Andalah yang memungkinkan bisnis ini ada. Anda yang mengonsep, menyiapkan fondasi, memikirkan arus produk dari produksi sampai ke penjualan, jalur distribusi, dan semua hal yang ribet lainnya. Anda juga yang memikirkan soal arus kas, inovasi, dan semua hal yang menjadi jiwa bisnis Anda. Tanpa Anda, bisnis ini tidak mungkin ada. Tidak mungkin bisa berkembang.

Dan sebagai pemilik bisnis, maka pastinya Anda adalah jagoannya, lagipula, bukankah Anda MENGHIDUPI karyawan- karyawan Anda, dan memberi konsumen barang yang mereka butuhkan?

Tapi benarkah?

Atau mungkin sebenarnya Konsumenlah yang merupakan jagoan dan tokoh utamanya? Lagipula, kan mereka yang membawa uang mereka pada Anda. Mereka yang dengan uang mereka telah membiayai jalannya bisnis Anda, membuat bisnis Anda berkembang, dan membuat Anda dan karyawan Anda bisa terus menciptakan produk- produk baru untuk mereka.

Sebagai pembeli, merekalah pasar Anda. Mereka yang menentukan produk Anda akan laku atau tidak, mereka yang memilih Anda. Dan berarti, merekalah yang MENGHIDUPI Anda dan Karyawan Anda!

Tapi benarkah?

Bukannya tokoh utamanya, ‘jagoan’nya, adalah para Karyawan Anda? Kan sudah jelas, merekalah yang menjalankan bisnis Anda. Mereka yang memasarkan produk Anda. Mereka yang bertemu dengan konsumen dan menjalankan semua ide dan konsep Anda. Ketika Anda tidak di kantor, mereka yang melayani konsumen, dan ketika konsumen bingung, mereka yang menjelaskannya?

Anda pikir Anda yang menghidupi mereka? Bukannya sebaliknya? Ketika Anda sakit, Anda sibuk, Anda berlibur, Anda berkumpul bersama keluarga, karyawan Andalah yang MENGHIDUPI Anda? Dan melayani konsumen saat mereka membutuhkannya?

Sesungguhnya, ketiganya benar.

Dalam bisnis, semua pihak berperan sama pentingnya. Semua pihak memegang posisi yang sama berharganya. Dalam bisnis, Anda dan semua pihak yang terlibat sesungguhnya saling membutuhkan, dan saling membantu. Jadi tidak satupun dari ketiga tokoh berhak bersombong diri.

Bisnis adalah salah satu kondisi dimana situasi seperti ini bisa terjadi. Dimana hubungan bertiga bukan jadi sesuatu yang buruk, tapi justru jadi sesuatu yang kuat dan saling mendukung.

Mungkin hanya di bisnislah kondisi “Cinta Segitiga Yang Sempurna” bisa terjadi.

Your Comment